Kembali ke halaman muka
Sejarah Karaniya
buku-buku terbaru
Buku-buku
Buku Buku Karaniya
Artikel -artikel
tata cara pemesanan
Hubungi kami
 

"Abhidhamma Sehari-hari "

Bila seseorang bertanya kepada kita mengenai apa intisari ajaran Buddha, maka sebagai umat Buddha kita akan menjawab: Jangan berbuat jahat, perbanyak kebajikan, sucikan hati dan pikiran. Itulah dan hanya itu yang diajarkan oleh semua Buddha. Dan karenanya, keseluruhan isi dari kitab suci Tipitaka yang terdiri dari Sutta Pitaka, Vinaya Pitaka dan Abhidhamma Pitaka pun hanya membahas mengenai tiga pokok itu yang menjadi satu kesatuan utuh dalam suatu jalan utama untuk mencapai kebebasan sejati.
klik gambar untuk detail buku

Di antara tiga kumpulan (pitaka) itu, Abhidhamma Pitaka adalah kitab yang dikenal karena berisi pembahasan mengenai pokok-pokok ajaran Buddha secara lebih mendalam dan filosofis, yang karenanya seringkali bagi umat Buddha awam terasa cukup berat dan membutuhkan waktu khusus untuk dipelajari dan dipahami dengan baik. Padahal bila setiap umat Buddha dapat mempelajari dan memahami Abhidhamma Pitaka dengan baik, maka akan ada banyak sekali manfaat yang dapat diperoleh. Sebagai contoh, kita akan mengerti dengan baik bagaimana tiga akar kejahatan (Lobha, Dosa dan Moha) bekerja menyesatkan kita di lingkaran samsara ini, atau sebarapa bahayanyakah Moha itu dan kecenderungan-kecenderungan latennya yang sangat gelap itu, bagaimanakah cara kerja pikiran kita dan banyak hal lainnya.

Dengan menyadari hal-hal tersebut di atas, Ven Ashin Janakabhivamsa lalu menulis buku “Abidhamma Sehari-hari Filosofi Tertinggi Buddhis dalam Terapan Etika” yang diterbitkan oleh Ehipassiko Foundation.

Sesuai dengan judul dan peruntukkannya yang terutama untuk umat Buddha awam, pembahasan dalam buku ini dirancang untuk dapat dimengerti dan dipahami dengan mudah, dengan bahasa yang sederhana meskipun memang tak dapat dihindari bertebarannya istilah-istilah Pali yang kadang terasa cukup sulit untuk diingat. Dengan ditunjang contoh-contoh dalam bentuk cerita untuk memberi ilustrasi pada suatu pokok tertentu, buku ini tak kan terasa sebagai sebuah buku filsafat yang berat.

Seperti sudah disinggung sedikit di atas tadi, buku ini terutama akan sangat berguna bagi siapa pun yang selama ini tidak puas akan penjelasan standar mengenai tiga akar kejahatan (Lobha, Dosa, Moha) dan menginginkan penjelasan yang lebih mendalam mengenai apa itu Lobha, mengapa Dosa bisa muncul dan seberapa bahayanyakah kecenderungan-kecenderungan laten dari Moha yang belum terputus sepenuhnya. Juga kepada siapa pun yang ingin mempelajari sifat-sifat pikiran manusia, bagaimana pikiran baik dan buruk mampu mempengaruhi perbuatan dan perkataan kita, bagaimana kaitannya dengan Kamma dan sebagainya yang pendek kata buku ini mengajak kita untuk mengenal diri kita yang sejati. Dan di bagian akhir dari buku ini juga ada penjelasan menarik mengenai 31 alam kehidupan yang dikenal dalam Buddhisme.

Membaca buku ini dapat menyadarkan kita bahwa usaha-usaha untuk mengikis kekotoran batin demi merealisasiikan kedamaian sejati (Nibbana) adalah suatu perjuangan yang sangat berat, penuh rintangan, godaan dan harus dilakukan sepanjang masa. Semakin cepat usaha-usaha itu kita lakukan, semakin besar kemungkinan kita meraih kemenangan. Semakin dini kita bergerak, semakin cepat kemungkinan kita merengkuh kebebasan sejati.

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Keterangan:
Judul: “Abhidhamma sehari-hari Filosofi Tertinggi Buddhis dalam Terapan Etika”
Penyusun: Ven. Ashin Janakabhivamsa
Penerbit: Ehipassiko Foundation

Penilaian:
Desain Sampul: bagus
Isi: Mencerahkan
Rekomendasi: cukup ringan dibaca dan sangat perlu dipraktekkan.

Chuang 010205

Baca Pengalaman Membaca Buku lainnya

Kirimkan Pengalaman Membaca Buku Anda kepada kami melalui e-mail: pmb@karaniya.com
 
Tampilan Terbaik dengan resolusi layar 800 X 600
©2005 - Yayasan Penerbit Karaniya