Kembali ke halaman muka
Sejarah Karaniya
buku-buku terbaru
Buku-buku
Buku Buku Karaniya
Artikel -artikel
tata cara pemesanan
Hubungi kami
 

"Cerah Setiap Hari"

Bila kehidupan kita dapat diibaratkan sebagai sebuah sungai, maka di dalam alirannya terkandung demikian banyak bijih emas yang siap didulang. Dan bila kita cukup waspada dan penuh perhatian, senantiasa menyisihkan sedikit dari waktu kita untuk merenung, maka kita dapat menjadi seorang pendulang emas yang sukses, dengan mengumpulkan banyak bijih emas dari sungai kehidupan.

klik gambar untuk detail buku

Shen Shian, melalui buku "Cerah Setiap Hari 366 Hari Renungan Pencerahan" menawarkan koleksi emas yang berhasil dia dulang dari sungai kehidupan, untuk kita nikmati bersama setiap hari dengan satu harapan: semoga semua kutu buku-yang membaca buku ini-tercerahkan!

Membaca buku ini serta-merta membuat saya teringat akan sebuah buku karya
Ajahn Chah yang berjudul "Sebatang Pohon di Tengah Hutan", karena seperti
buku "Cerah Setiap Hari", buku "Sebatang Pohon di Tengah Hutan" pun merupakan buku kumpulan renungan terhadap kehidupan kita sehari-hari.
Bedanya, dalam buku "Sebatang Pohon di Tengah Hutan", sebagai orang hutan
(bukan orang utan lho, dan saya sama sekali tidak bermaksud menghina Ajahn
Chah, bisa kualat saya), Ajahn Chah mengambil sumber inspirasi dari kehidupan sehari-hari di tengah hutan. Maka, seluruh cerita dalam bukunya itu adalah renungan akan obyek-obyek yang lazim kita jumpai di tengah hutan: monyet, buah-buahan, pepohonan, binatang buas, telaga yang jernih, burung,
dan sebagainya.

Sedangkan dalam buku "Cerah Setiap Hari" Shen Shian menawarkan renungan akan
keseharian hidup di tengah-tengah koita kosmopolitan dengan segala pernak-perniknya: stasiun bawahtanah, bus kota, kantor, pergaulan sosial, film, dan sebagainya. Pun demikian, porsi renungan terbanyak dalam buku ini bukanlah cerita-cerita ringan seputar kehidupan sebagai umat awam di tengah-tengah kota kosmopolitan seperti Singapura, tetapi justru tema-tema semacam transformasi diri, hidup saat ini, mukjizat, kasih sayang orang tua, perhatian murni, kebersahajaan, pengendalian diri, alam, kebijaksanaan, moralitas, welas asih, dan sebagainya, yang mana membuat bobot dari buku ini tidak kalah dengan buku tentang meditasi dari seorang guru yang tersohor sekalipun. Dan sebagai buku yang ditulis oleh seorang umat awam biasa yang menjalani keseharian hidup yang biasa pula sebagaimana kebanyakan keseharian yang kita jalani pula, maka dalam beberapa hal renungan-renungan yang termuat dalam buku ini akan terasa lebih dekat dan akrab dengan kehidupan kita. Di tambah dengan gayanya yang puitis, provokatif dan sedikit usil menjadikan tulisan-tulisannya terkadang dapat menohok kita dengan telak, menggugah kesadaran kita untuk mempraktikkan Dhamma dan merealisasikan sang jalan saat ini juga. Selain itu, karena buku ini dirancang sebagai sebuah buku renungan harian, dengan satu buah cerita/renungan untuk setiap tanggal dalam setahun, dengan sampul keras dan pita pembatas halaman, maka terasa lengkaplah sudah buku ini sebagai kiab suci harian yang wajib kita baca setiap hari untuk menjadi manusia yang makin bijak dari hari ke hari.

Dan bagi Anda yang sudah tidak sabar lagi ingin segera membeli dan membaca
buku ini, waspadalah! Baca baik-baik petunjuk baca dari penerbit buku ini yang tercantum di halaman awal. Patuhilah petunjuk itu agar Anda terhindar dari efek sampingan akibat terlalu banyak "mengkonsumsikan" renungan dalam sehari!

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Penilaian:
Judul : Cerah Setiap Hari 366 Hari Renungan Pencerahan
Pengarang : Shen Shian
Isi : Mencerahkan
Desain dan tata letak : Cukup menarik
Rekomendasi : Buku renungan harian yang berharga untuk dimiliki
Harga : Rp 48.5000

Baca Pengalaman Membaca Buku lainnya

Kirimkan Pengalaman Membaca Buku Anda kepada kami melalui e-mail: pmb@karaniya.com
 
Tampilan Terbaik dengan resolusi layar 800 X 600
©2005 - Yayasan Penerbit Karaniya